Imam Ali bin Abi Thalib meriwayatkan berikut;
Kami dan sebagian sahabat duduk-duduk bersama Rasulullah saw. Beliau melihat ke arah kami dan bertanya, "Apa yang terbaik bagi wanita dan apa yang membuatnya bahagia?"
Kami semua tidak mengetahui jawaban pertanyaan ini sampai kami berpisah. Aku pulang ke rumah dan menceritakan pertanyaan Rasulullah saw kepada Sayyidah Fathimah Al-Zahra. Sayyidah Fathimah Al-Zahra berkata, "Aku tahu jawabannya; sebaik-baik wanita adalah yang tidak melihat lelaki asing (yang bukan muhrim) dan juga tidak dilihat lelaki asing (yang bukan muhrim)."
Aku menemui Rsulullah saw dan berkata," Aku tahu yang terbaik bagi wanita; yaitu dia tidak melihat lelaki asing dan juga tidak dilihat lelaki asing."
Rasulullah saw bertanya," Ketika engkau bersamaku, engkau tidak bisa menjawab pertanyaan ini.
Siapa yang mengajarkan jawaban ini kepadamu?"
Aku menjawab," Sayyidah Fathimah."
Rasulullah saw merasa senang dan bersabda, " Sesungguhnya Fathimah belahan jiwaku."[]